Pesta Rilis Album Distorsi Akustik – Genesis 2:3 (single) dan Distorsi Akustik – Puji Utomo (mini album) di Taman KB Semarang. Berisikan 7 lagu yang terisnpirasi dari keadaan social dan kisah kisah keseharian. Dalam album single Genesis 2:3 terdapat dua lagu yang di distribusikan secara geratis menggunakan lisensi dari creative commons, sedangkan Album Puji Utomo terdapat 7 lagu bertemakan kritik social yang dijual dalam bentuk format digital. Dalam pesta perilisan tersebut terdapat 6 band pendukung dari musisi lokal seperti moiss, radiodiffusion, fond, terasku, Dinding kota dan BBways. Acara sederhana perilisan album Distorsi Akustik acara ini juga merupakan acara yang ditujukan untuk menghormati gitaris terdahulu mereka Alm. Puji Utomo ataulebih dikenal dengan Uut Distrik, yang berpulang pada 7 Januari 2014.

‘Alm Uut Distrik memberikan kontribusi yang besar dalam penggarapan album ini, maka itu album ini merupakan penghormatan kami untuk beliau’ ucap Viko sambil menyerahkan potongan tumpeng kepada Mas Alfin kakak kandung dari Alm.

Mas Alfin Dan Viko10408687_10203466008397662_6288615175231370635_nAcara mulai pada pukul 19.00 dibuka oleh pecinta seni tari dari SMA N 4 Semarang yang waktu itu sedang berada di kawasan Taman KB dan berhasil kami culik untuk membuka acara malam itu. Dengan menggunakan seragam training mereka mulai memasuki panggung dengan penuh percaya diri untuk menampilkan apa yang mereka miliki. Memakan durasi sekitar 9 menit gadis-gadis ini menghipnotis pengunjung yang beragam dari penggerak/pecinta musik Semarang, beberapa keluarga yang sengaja menghabiskan akhir pekannya di taman KB hingga para abg-abg yang tampil dressed to kill. Ya memang sebenarnya tidak ada rencana dari panitian untuk mendatangkan para penari ini didalam rangkaian acara pesta perilisan kali ini. Lalu BBways nampak mulai sibuk di pinggir panggung untuk siap tampil setelah tarian aceh ikut menyemarakan acara malam itu. Band yang mengusung musik country ini membawakan 4 lagu malam itu. Kini giliran Dinding Kota yang mengambil alih panggung, band instrumental post rock ini membawakan 3 lagu untuk membuka Distorsi Akustik yang akan tampil setelah mereka.Dinding Kota

Dan kini Distorsi Akustik yang akan naik panggung sesi pertama malam itu membuka show mereka dengan genesis 2:3 sebuah lagu instrumental yang bercerita bagaimana dunia ini tercipta. Setelah sukses dengan lagu pembuka mereka membuka lagu kedua dengan sedikit berorasi mengenai isu terrorism dan ekstrimis yang mengatasnamakan salah satu kepercayaan, ‘ Islam bukanlah agama kekerasan, marilah kita jangan diam ketika ada sebagian kelompok yang membenarkan tindakan merusak mereka dengan dahlil Agama’ ucap viko sebelum Hersandy membuka lagu ‘Uphoria Surga’ dengan suara gitarnya. Dan sebagai lagu terakhir dalam sesi pertama itu Distorsi Akustik menutupnya dengan ‘mesin pemahat waktu’ yang bercerita tentang kematian itu nyata terlepas percaya atau tidak tentang Tuhan.Distorsi Akustik

Setelah sesi pertama malam itu penampilan dari Distorsi Akustik sukses, selanjutnya panggung diserahkan kepada Radiodiffusion yang tampil malam itu menggunakan drum additional Zaqi(Docar Balap). ‘Malam ini kita bukanlah radiodiffusion melainkan radiobalap karena malam ini kita dibantu oleh teman kita Zaqi untuk menggantikan sementara drummer kita yang sedang ada perjalanan bisnis ke bandung’ ucap Luqman sambil tertawa dalam memperkenalkan additional drummer mereka. Radiodiffuion membawakan dua lagu dari album pertama mereka dan satu lagu baru yang akan menjadi materi dalam album berikutnya. Selanjutnya Fond mulai mempersiapkan set alat mareka di panggung, ‘Selamat buat distrosi akustik untuk album barunya, malam ini kita memberikan penghormatan bagai teman-teman kita yang berpulang lebih dahulu semoga Alm Uut dan Alm Momon Basis kami terdahulu dapat diterima disisiNya’ ucap fahmi sebelum membuka lagu pertama malam itu. Fond mempersembahkan salah satu lagu milik Sonic Youth dan 2 lagu berirama indie rock kepada pengunjung malam itu.

FondSelepas Fond berhasil menghipnotis penonton malam itu kini giliran Moiss yang mengambil alih panggung dengan psychedelic rock-nya mereka mengcover jesus mary chain – Rat Just like honey lalu Sign, dan menutupnya dengan membawakan sink dari album ep mereka yang rilis di tahun 2014 lalu. Well ini dia Terasku menjadi band terakhir yang ikut memeriah pesta perilisan album Distorsi Akustik mulai memasuki panggung untuk menyeting peralatan mereka. Band Trio Instrumental yang terinfluence oleh God Is An Astronouts ini membisukan penonton dengan dream instrumental post rock-nya dengan membawakan 3 lagu sendiri mereka yang ditutup dengan gitaris mereka yang memainkan pedalboradnya hingga menghasilkan bebunyian aneh namun tetap indah terdengar. Dan sayangnya Distorsi Akustik tidak dapat naik panggung untuk sesi kedua dikarenakan keterbatasan waktu yang ada, singkat cerita setiap band yang tampil malan itu tak henti hentinya memberikan ucapan selamat kepada Distrosi Akustik yang berhasil merampungkang mini album perdana mereka bertajuk ‘Puji Utomo’. Well sampai ketemu di gig-gigs selanjutnya . .  Cheers

 

Petra Wewra

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s